PASURUAN - Manajemen Persekap resmi memutus kontrak 24 pemain. Ini, lantaran hingga sekarang pelaksanaan kompetisi Divisi Utama (DU) masih tak jelas. Pemutusan kontrak itu dipilih karena manajemen menilai, langkah tersebut paling efektif.
“Per 12 Mei ini kami putus kontraknya. Pemutusan tersebut juga karena ada rekomendasi dari PT Liga Indonesia,” beber Suhaimi, asisten manajer Persekap saat mewakili Ismail Marzuki Hasan, CEO Persekap.
Menurut Suhaimi, rekomendasi PT LI kepada semua tim di DU itu, sejatinya diminta dilakukan sejak awal Mei ini. Namun, manajemen Persekap memilih waktu yang tepat. Dengan pem...
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon