MAYANGAN - Angin Kencang membuat sejumlah nelayan Kota Probolinggo, memilih untuk tak melaut. Mereka memilih bersandar mengingat risiko angin kencang, jika dipaksakan melaut. “Milih sandar dulu daripada risiko di laut.
Kalau kapal bobot 10 GT (Gross Tonnage) angin segini tidak masalah melaut. Tapi, kalau kapal kecil cuma 5 GT ya waswas,” ujar Syahril, 25, salah satu nelayan asal Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Menurutnya, angin di wilayah laut sulit diprediksi. Kemarin siang angin terbilang masih landau. Tapi, menjelang sore anginnya mula...
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon