Rp 150 Juta untuk Anak Putus Sekolah

Jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Probolinggo, cukup tinggi. Pada 2014, tercatat ada 452 anak dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Untuk menanganinya, Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat mengalokasikan anggaran Rp 150 juta. Kadispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasubag Perencanaan Roy Iskandar mengatakan, pihaknya memiliki tugas memperhatikan nasib anak putus sekolah.

Tahun ini, telah dianggarkan Rp 150 juta untuk penanganan anak putus sekolah. “Penanganan anak putus sekolah hanya sampai program 9 tahun wajib belajar. Jadi, untuk tingkat SMP ke bawah,” katanya, kemarin. Menurutnya, dana Rp 150 juta itu khusus penanganan anak yang sudah putus sekolah. 

Jadi, melalui kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), pihaknya memberikan penanganan terhadap anak putus sekolah. Yakni, melalui tutor yang disediakan memberikan pe...

Previous
Next Post »